Posts

RESENSI NOVEL AIR MATA TERAKHIR BUNDA KARYA KIRANA KEJORA

Image
Air Mata Terakhir Bunda adalah sebuah novel berdasarkan kisah nyata yang berlatar di desa Ronokenongo, Sidoarjo. Novel ini juga tersedia di Pusat Informasi Ilmiah FIB. Bercerita tentang perjuangan seorang Ibu dari pandangan seorang anak bernama Delta, novel ini telah diangkat menjadi film layar lebar di dua tahun berikutnya setelah novel ini pertamakali diterbitkan. Berikut adalah trailer dari film Air Mata Terakhir Bunda. Namun, disini saya tidak akan meresensi tentang filmnya, namun novelnya. Berikut adalah hasil resensi dari novel Air Mata Terakhir Bunda. IDENTITAS BUKU · Judul buku           : Air Mata Terakhir Bunda · Pengarang            : Kirana Kejora · Penerbit                : Hi-Fest Publishing · Jumlah halaman   : 202 halaman · Tahun terbit          : 2012 · Cetakan                ...

Dariku, rakyat biasa

Aku sebenarnya sungguh tak peduli pada pilpres Hanya membuat perpecahan saja, ujarku Tapi aku muak, sungguh muak dengan pemimpin bumi Indonesia selama 5 tahun ini Aku memang tak bisa berbuat apapun Ya, kenalkan, namaku rakyat Tak bisa berbuat apapun, Tapi dampak kedzaliman pemimpin, Malah menjadi tanggunganku Semua menjagokan pilihan masing-masing Pendukung paslon 01, tentu akan sangat mendukungnya, Menutup mata dari kedzaliman penguasa selama 5 tahun ini, Mencari kesalahan dari paslon lain Pendukung paslon 02 pun begitu Namun, aku melihat sebuah perbedaan Bukan, bukan pada paslonnya, Tapi pada ide dan pendukungnya Paslon 01 dengan partai backingan yang sekuler, yang mendukung ide-ide Barat, bahkan ada yang dzalim terhadap Ulama Paslon 01 dengan pendukung yang juga sekuler, menganggap isu-isu Islam Kaffah adalah radikal, padahal semua cuma framing Paslon 02 dengan partai backingan yang sekuler, bahkan ada yang partainya mendukung ide Islam, tapi aku belum melihat...

212 bagiku...

Image
Bismillahirrahmanirrahim... It's the day Akhirnya, rasa kangen akan ikatan ini tersampaikan. Setelah dua tahun ku menunggu, akhirnya ku bisa turut hadir. Hari ini panas terik, namun tak menyurutkan semangat para peserta reuni 212. Orang-orang datang untuk satu tujuan, ikatan Islam. "Awas itu rumputnya jangan di injak!" "Yang perempuan dulu, yang perempuan..." "Anak kecil nih! Kasih jalan!" Bagian Monas dan sekitarnya padat. Dipenuhi orang banyak. Banyak yang komentar negatif tentang ini. Mungkin, itu mereka yang tak pernah ikut aksi ini. Memang benar kata seorang ustadz dalam orasinya... "Tak ada organisasi manapun, partai manapun yang bisa mengumpulkan orang sebanyak ini. Hanya ikatan Islam yang bisa!" Bayangkan, yang datang dari beberapa penjuru di Indonesia. Tadi pagi, saat sedang berjalan, aku melihat seorang lelaki yang kedua kakinya sudah tanggal, ia tetap datang ke reuni 212. Aku melihat banyak orang tua bersama an...

H-1 212

Image
Bismillaahirrahmaanirrahiim... H-1 Persatuan Umat Islam Indonesia Entah bagaimana, hari ini hatiku berdebar. Entah karena tak bersabar untuk turut hadir dalam agenda itu, atau takut ada oknum yang tak bertanggung jawab hadir dalam aksi itu dan membuat buruk citra agenda 212 esok. Esok seharusnya menjadi hari dimana aku mengikuti tes untuk kenaikan level bahasa Jepangku. Saat hari pendaftaran, aku ingat sekali pada diriku yang melankolis untuk mengikuti ujiannya ataukah tidak. Aku minta pendapat temanku, haruskah aku mengikutinya, ataukah tidak? Lantaran diriku yang merasa belum siap tempur juga, temanku dengan bijak menjawab "Pilihlah yang terbaik, jangan ceroboh. Jangan sampai kamu menyesal atas pilihanmu." dan aku sepertinya mengerti. Untuk alasan inilah aku tak mengikuti ujian tersebut. Awalnya sekali, aku tak menyangka akan turut hadir dalam aksi esok. Bahkan dua minggu sebelumnya pun tak terpikir sama sekali. Karena jarak yang memisahkanku dengan tempat berkum...